Tidurlah gadis kecilku. buah hatitempat curahan segala kasih …setelah lelah bermaintidurlah ….
Besok pagi-pagi sekalibangunlah …Kau akan ikut ayahKita menantang matahari ..
Archive for the 'Puisi' Category
Icha
16 Juni 2008Sepetang
6 Juni 2008Sepetang ini, masih ada samar putihawan rendah mengabut sebisanya. Sepertiserangkum asap tungkudalam sekali kerjap membekuAku di teras loteng, membeku turutoleh kesertamertaan angin surut
Separuh bulan, separuh bintangKulihat wajahmu separuhberparuh
2002
???
30 Mei 2008Gadis kecilku menjeritLapar…Istriku teriakMiyak tanah habis …Aku …tak bisa lagi berfikir jernihrokokku …tinggal sebatang
Tetangga datangmenagih hutang …sabil membawa parang ..bakal ada perang…
Beginikah nasib anak negeri ?kehabisan nafasmencari sesuap nasidi tanah moyang sendiri ..
Tenggelam
14 Mei 2008Minggu, 2007 Desember 02
TENGGELAM
“Sebaiknya kau tinggal di Pontianak saja,” saran para paman.“Balik ke kampung. Bangun kampungmu.”“Ke tempat sayang jaklah, ye. Kalau tadak, dak jadi nikah.”“Bagaimana dengan kawan-kawan?”
Betapa mudahnya mengucapkan: “Hidup adalah pilihan.” Pun mudah untuk mengutip jargon salah satu produk rokok:”Tua adalah pasti. Dewasa adalah pilihan.”Mudah.Mudah.Sebagaimana mudahnya menyusun mimpi-mimpi. Bahkan dalam [...]
